13 Januari 2026

Jakarta Barat Pos

Informasi Terbaru dan Terpercaya

Slow Decorating: Cara Menata Rumah dengan Tenang, Bermakna, dan Penuh Cerita

Slow decorating

Sumber: https://unsplash.com/id/foto/lukisan-hitam-putih-dipasang-di-dinding-PyeXkOVmG1Y

Hai sobat Jakarta Barat Pos! Slow decorating belum lama terus menjadi kerap dibicarakan, paling utama oleh mereka yang mau rumahnya terasa lebih aman serta personal. Berbeda dengan tren riasan kilat yang serba praktis, slow decorating mengajak kita buat menata rumah secara bertahap, penuh pertimbangan, serta tidak terburu- buru. Pendekatan ini membuat proses mendekorasi rumah terasa lebih santai, mengasyikkan, serta jauh dari tekanan menjajaki tren semata.

Apa Itu Slow Decorating

Slow decorating merupakan konsep menata rumah dengan mengutamakan proses, arti, serta kenyamanan jangka panjang. Tiap elemen riasan diseleksi secara sadar, bukan sebab lagi viral ataupun diskon besar. Pendekatan ini mendesak penunggu rumah buat betul- betul menguasai kebutuhannya, sehingga tiap sudut rumah mempunyai alibi serta cerita tertentu.

Lahir dari Filosofi Slow Living

Konsep slow decorating berakar dari filosofi slow living yang menekankan kehidupan yang lebih tenang serta penuh pemahaman. Dalam konteks rumah, perihal ini berarti tidak terburu- buru mengisi ruangan cuma supaya nampak lengkap. Rumah ditatap selaku ruang hidup yang berkembang bersamaan waktu, bukan proyek yang wajib berakhir dalam hitungan pekan.

Fokus pada Kenyamanan Bukan Tren

Salah satu karakteristik utama slow decorating merupakan fokus pada kenyamanan individu, bukan semata- mata menjajaki tren desain bidang dalamnya. Tren dapat tiba serta berangkat dengan kilat, namun kenyamanan bertabiat lebih tahan lama. Dengan pendekatan ini, opsi furnitur serta riasan disesuaikan dengan style hidup penunggu, bukan tekanan dari luar.

Memilah Benda dengan Cerita

Dalam slow decorating, benda yang digunakan kerap kali mempunyai nilai emosional ataupun cerita tertentu. Dapat berbentuk furnitur peninggalan keluarga, hasil karya pengrajin lokal, ataupun riasan yang dibeli dikala ekspedisi tertentu. Kedatangan beberapa barang ini membuat rumah terasa lebih hidup serta mencerminkan karakter penghuninya.

Proses Bertahap yang Lebih Sadar

Slow decorating mengarahkan kalau tidak apa- apa bila rumah tidak langsung sempurna. Proses bertahap berikan waktu buat merasakan apakah sesuatu elemen betul- betul diperlukan ataupun tidak. Dengan metode ini, keputusan riasan jadi lebih matang serta sedikit penyesalan di setelah itu hari.

Lebih Ramah Lingkungan

Pendekatan slow decorating pula sejalan dengan style hidup yang lebih ramah area. Membeli benda seperlunya, memilah mutu daripada kuantitas, dan menggunakan benda lama menolong kurangi limbah. Rumah tidak dipadati benda yang cuma bertahan sebentar kemudian dibuang sebab telah tidak cocok tren.

Rumah selaku Refleksi Diri

Dengan slow decorating, rumah jadi refleksi ekspedisi hidup penghuninya. Tiap pergantian kecil mencerminkan fase ataupun kebutuhan baru. Rumah tidak lagi terasa semacam ruang pamer, melainkan tempat yang betul- betul aman buat kembali, istirahat, serta menempuh kegiatan tiap hari.

Kurangi Tekanan pikiran dalam Menata Rumah

Banyak orang merasa tekanan pikiran sebab merasa rumahnya wajib senantiasa nampak sempurna. Slow decorating menolong mengganti metode pandang tersebut. Menata rumah tidak lagi jadi beban, namun proses yang dinikmati. Tekanan buat lekas berakhir ataupun tampak sempurna lama- lama menurun.

Sesuai buat Style Hidup Modern

Di tengah kehidupan modern yang serba kilat, slow decorating malah jadi keseimbangan. Pendekatan ini sesuai untuk mereka yang mau rumah jadi tempat menenangkan diri dari hiruk pikuk luar. Dengan atmosfer yang lebih personal serta aman, rumah berperan selaku ruang pemulihan tenaga.

Kesimpulan

Slow decorating merupakan pendekatan menata rumah yang menekankan proses, arti, serta kenyamanan jangka panjang. Dengan menata secara bertahap serta penuh pemahaman, rumah berkembang jadi ruang yang personal, ramah area, serta leluasa tekanan tren. Pendekatan ini menolong menjadikan rumah bukan cuma indah secara visual, namun pula aman serta bermakna untuk penghuninya.